Jakarta, 26 September 2026 –
Serbia akan menjamu Belanda pada pertandingan kedua Grup A2 UEFA Nations League 2026-2027 di Stadion Rajko Mitic, Belgrade, Minggu, 27 September 2026 pukul 23.00 WIB. Kedua tim sama-sama memburu kemenangan pertama setelah gagal memperoleh tiga poin pada laga pembuka. Serbia mengawali kompetisi dengan kekalahan 1-2 dari Yunani, sedangkan Belanda bermain imbang 1-1 menghadapi Jerman. Situasi tersebut membuat pertandingan di Belgrade penting dalam persaingan awal Grup A2 yang juga dihuni Jerman dan Yunani.
Serbia berada dalam tekanan lebih besar setelah gagal memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah pada pertandingan pertama. Tim asuhan Veljko Paunovic sebenarnya sempat memimpin Yunani, tetapi kehilangan kendali pada babak kedua dan akhirnya kalah 1-2. Hasil tersebut memperpanjang periode sulit Serbia yang juga menelan kekalahan dari Cape Verde dan Meksiko dalam dua pertandingan persahabatan sebelum Nations League. Dari lima pertandingan terakhir yang dicatat UEFA menjelang duel ini, Serbia membukukan satu kemenangan dan empat kekalahan. Kondisi tersebut membuat peningkatan organisasi pertahanan menjadi kebutuhan utama ketika menghadapi lini serang Belanda.
Belanda datang dengan modal sedikit lebih baik setelah mendapatkan satu poin ketika menghadapi Jerman. Tim asuhan Xavi Hernandez tertinggal lebih dahulu sebelum Cody Gakpo mencetak gol penyeimbang pada masa tambahan waktu untuk memastikan skor 1-1. Oranje memperlihatkan peningkatan pada babak kedua, tetapi masih membutuhkan waktu untuk membangun identitas permainan di bawah pelatih baru. Belanda sebelumnya juga tampil cukup produktif pada Piala Dunia 2026 dengan mencetak sembilan gol dalam tiga pertandingan fase grup sebelum tersingkir melalui adu penalti melawan Maroko di babak 32 besar. Kemampuan menjaga penguasaan bola dan memanfaatkan lebar lapangan diperkirakan kembali menjadi bagian penting dari pendekatan mereka menghadapi Serbia.
Persoalan Belanda terdapat pada pilihan di posisi penyerang tengah setelah Brian Brobbey mengalami cedera hamstring pada pertandingan melawan Jerman. Memphis Depay juga tidak berada dalam skuad untuk rangkaian pertandingan kali ini, sehingga Xavi perlu menyiapkan alternatif di lini depan. Mexx Meerdink disebut memiliki peluang mendapatkan kesempatan, sementara Cody Gakpo tetap menjadi ancaman utama dari sisi kiri setelah mencetak gol pada pertandingan pembuka. Tijjani Reijnders dan Ryan Gravenberch dapat memainkan peran penting dalam membangun serangan dari lini tengah, sedangkan Virgil van Dijk tetap menjadi pemimpin pertahanan Oranje. Perubahan di lini depan membuat efektivitas penyelesaian akhir menjadi salah satu faktor yang dapat menentukan hasil pertandingan.
Serbia juga mempunyai sejumlah pemain yang mampu memberikan masalah kepada pertahanan Belanda. Sergej Milinkovic-Savic dapat menjadi penghubung permainan di lini tengah, sedangkan Luka Jovic dan Dusan Tadic menawarkan pengalaman di sektor ofensif. Andrija Zivkovic juga mempunyai kemampuan menyerang dari sisi lapangan dan berpotensi menjadi salah satu jalur Serbia untuk melakukan transisi cepat. Tuan rumah kemungkinan tidak akan membiarkan Belanda terlalu nyaman menguasai pertandingan karena tekanan dari publik Belgrade dapat mendorong Serbia bermain lebih agresif. Namun, apabila terlalu banyak pemain bergerak ke depan, ruang yang ditinggalkan berpotensi dimanfaatkan kecepatan pemain sayap Oranje.
Catatan historis yang digunakan UEFA menunjukkan Belanda memiliki keunggulan atas Serbia beserta pendahulu tim nasionalnya, Yugoslavia dan Serbia-Montenegro. Dari 10 pertandingan yang tercatat, Belanda membukukan enam kemenangan, Serbia atau pendahulunya meraih tiga kemenangan, dan satu pertandingan berakhir imbang. Pertemuan terakhir terjadi pada Piala Dunia 2006 ketika Belanda mengalahkan Serbia dan Montenegro 1-0 melalui gol Arjen Robben. Salah satu pertemuan paling terkenal sebelumnya terjadi pada Euro 2000 ketika Belanda menang telak 6-1 atas Yugoslavia. Namun, sejarah tersebut hanya menjadi konteks karena komposisi pemain dan kondisi kedua tim saat ini sudah sepenuhnya berbeda.
Pertandingan diperkirakan berlangsung cukup ketat karena Serbia mempunyai keuntungan bermain di kandang, sedangkan Belanda membawa kualitas individu dan performa terkini yang lebih stabil. Tuan rumah membutuhkan respons setelah tiga kekalahan beruntun, tetapi mereka harus mengurangi kesalahan pertahanan yang terlihat ketika menghadapi Yunani. Belanda di sisi lain perlu menemukan solusi di posisi penyerang tengah dan tidak hanya bergantung kepada Gakpo untuk menciptakan ancaman. Apabila Oranje mampu mengendalikan lini tengah dan menjaga konsentrasi ketika menghadapi serangan balik Serbia, peluang mereka membawa pulang tiga poin cukup terbuka. Prediksi skor untuk pertandingan ini adalah Serbia 1-2 Belanda, dengan duel diperkirakan tetap berlangsung ketat hingga menit akhir.





