Jakarta, 19 September 2026 – Kangen Band akhirnya memberikan penegasan mengenai masa depan grup setelah beberapa hari terakhir diterpa kabar pembubaran. Grup musik asal Lampung tersebut dipastikan batal bubar dan memilih melanjutkan perjalanan bersama. Kepastian itu semakin kuat setelah vokalis Andika Mahesa dan gitaris sekaligus pendiri Kangen Band, Dodhy Hardiyanto, bertemu secara langsung. Pertemuan tersebut berlangsung emosional dengan keduanya terlihat berpelukan setelah polemik yang sempat berkembang di ruang publik. Momen kebersamaan itu sekaligus menjadi sinyal bahwa persoalan internal yang sebelumnya mencuat mulai diselesaikan. Para personel kini memilih menjaga keutuhan grup dan kembali berfokus pada perjalanan musik mereka.
Polemik bermula ketika Dodhy secara terbuka mengumumkan Kangen Band bubar melalui media sosial pada 12 September 2026. Dalam pernyataannya ketika itu, Dodhy mengungkap adanya persoalan yang membuat dirinya merasa sakit hati dan menyebut terjadi masalah di dalam lingkungan grup. Pernyataan tersebut langsung menimbulkan perhatian karena disampaikan oleh sosok yang selama ini dikenal sebagai pendiri sekaligus pencipta banyak lagu Kangen Band. Dodhy bahkan sempat menyampaikan larangan terhadap mantan personel untuk membawakan lagu-lagu ciptaannya. Pengumuman itu membuat penggemar mempertanyakan apakah perjalanan panjang Kangen Band benar-benar telah berakhir. Namun, situasi kemudian berubah setelah komunikasi kembali dilakukan di antara para personel.
Hanya berselang dua hari, Dodhy mengklarifikasi pernyataannya dan memastikan Kangen Band tidak jadi dibubarkan. Pada 14 September 2026, ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada keluarga besar Kangen Band dan para penggemar atas kegaduhan yang terjadi. Dodhy menjelaskan keputusan untuk kembali bersama muncul setelah para personel melakukan pembicaraan mengenai persoalan yang mereka hadapi. Diskusi tersebut juga membawa mereka mengingat kembali perjalanan panjang Kangen Band sejak memulai karier. Kebersamaan yang telah dibangun selama bertahun-tahun akhirnya menjadi salah satu pertimbangan untuk mempertahankan grup. Kangen Band kemudian menegaskan memilih melanjutkan perjalanan dan tidak menyerah karena persoalan yang muncul.
Penegasan berikutnya terlihat ketika Andika dan Dodhy akhirnya bertemu secara langsung. Dalam momen yang dibagikan melalui media sosial, Andika memeluk Dodhy dan mengingatkan bahwa mereka telah melalui perjalanan panjang bersama. Andika juga meminta agar persoalan yang terjadi tidak semakin berkembang akibat campur tangan maupun pembicaraan pihak lain. Pertemuan itu memperlihatkan suasana yang jauh berbeda dibandingkan beberapa hari sebelumnya ketika kabar pembubaran masih menjadi perhatian. Hubungan keduanya menjadi penting karena Andika dan Dodhy merupakan dua sosok yang sangat identik dengan perjalanan Kangen Band. Pertemuan tersebut sekaligus memperkuat pernyataan sebelumnya bahwa band itu memilih bertahan.
Andika sebelumnya juga telah menanggapi kabar mengenai persoalan internal Kangen Band. Ia menepis anggapan bahwa hubungan para personel sepenuhnya retak dan menggambarkan rekan-rekannya sebagai orang-orang yang telah lama dianggap seperti keluarga. Menurutnya, perjalanan bersama selama bertahun-tahun membuat dinamika di dalam grup menjadi sesuatu yang perlu diselesaikan melalui komunikasi. Andika juga sempat mengisyaratkan kemungkinan vakum ketika situasi belum menemukan titik terang. Namun, perkembangan setelah pertemuan dengan Dodhy menunjukkan arah yang lebih positif bagi keberlanjutan grup. Fokus mereka kini diarahkan kembali pada kebersamaan dan karya untuk pendengar Kangen Band.
Kangen Band sendiri memiliki perjalanan panjang sejak terbentuk di Lampung pada 2005. Nama mereka kemudian berkembang menjadi salah satu grup pop Melayu yang dikenal luas pada pertengahan hingga akhir dekade 2000-an. Sejumlah lagu mereka mendapat perhatian besar dan membuat karakter vokal Andika serta karya-karya Dodhy menjadi mudah dikenali oleh pendengar. Dalam perjalanan tersebut, Kangen Band beberapa kali mengalami perubahan formasi maupun dinamika internal. Meski demikian, nama Kangen Band tetap bertahan dan lagu-lagu mereka terus mempunyai pendengar lintas generasi. Riwayat panjang itulah yang kembali menjadi salah satu pertimbangan para personel ketika membicarakan masa depan grup.
Dukungan penggemar juga menjadi salah satu hal yang disinggung ketika Dodhy mengumumkan pembatalan keputusan bubar. Kangen Band menilai perjalanan grup tidak hanya berkaitan dengan para personel yang tampil di atas panggung, tetapi juga dengan pendengar yang tumbuh bersama lagu-lagu mereka. Respons publik setelah kabar pembubaran muncul memperlihatkan masih besarnya perhatian terhadap keberadaan band tersebut. Karena itu, keputusan mempertahankan Kangen Band disampaikan bersamaan dengan permohonan maaf atas kegaduhan yang sempat terjadi. Para personel ingin menjadikan persoalan tersebut sebagai bagian dari proses untuk memperbaiki komunikasi internal. Mereka juga berkomitmen kembali menjalankan aktivitas sebagai grup setelah situasi menjadi lebih kondusif.
Pertemuan Andika dan Dodhy kemudian menjadi salah satu momen paling jelas yang menunjukkan rekonsiliasi tersebut. Pelukan keduanya mendapat perhatian karena sebelumnya publik melihat adanya perbedaan sikap mengenai kabar pembubaran. Ketika Dodhy pertama kali mengumumkan band bubar, Andika bahkan diketahui tidak memperoleh informasi tersebut secara langsung sebelum kabar beredar di media sosial. Situasi itulah yang membuat komunikasi menjadi salah satu persoalan penting yang perlu diselesaikan. Setelah pembicaraan dilakukan, kedua musisi tersebut akhirnya tampil bersama dan menunjukkan hubungan yang lebih cair. Kangen Band pun tidak lagi berada dalam situasi pembubaran sebagaimana sempat diumumkan sebelumnya.
Dengan adanya penegasan terbaru, Kangen Band kini memilih melanjutkan kebersamaan dan kembali mengarahkan perhatian pada aktivitas musik. Polemik yang berlangsung selama beberapa hari menjadi pengingat mengenai pentingnya komunikasi di antara personel sebuah grup yang telah berjalan lebih dari dua dekade. Permohonan maaf Dodhy, respons Andika, serta pertemuan keduanya menjadi rangkaian yang mengakhiri ketidakpastian mengenai nasib band tersebut. Meski persoalan internal mereka tidak seluruhnya dibuka kepada publik, keputusan akhirnya telah disampaikan bahwa Kangen Band tidak jadi berpisah. Penggemar pun dapat kembali menantikan aktivitas dan karya berikutnya dari grup asal Lampung tersebut. Untuk sementara, isu pembubaran yang sempat membuat publik terkejut telah ditutup dengan keputusan para personel untuk tetap berjalan bersama.




